Dapil III Privinsi Jabar

Arena Pertarungan 9 Petahana

Syarief Hasan (kiri) caleg dari Partai Demokrat, Maruarar Sirait (tengah) caleg PDI Perjuangan dan Eddy Soeparno (Kanan) caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Rakyat-Merdeka.co.id - Daerah Pemilihan III Jawa Barat (Jabar) jadi arena pertarungan caleg petahana alias incumbent. Partai politik besar kembali mendorong caleg yang saat ini menduduki kursi DPR RI. Berdasarkan daftar calon tetap (DCT) Komisi Pemilihan Umum (KPU), PKB, Gerindra, PDI Perjuangan, Golkar, PPP, PKS, dan PAN kembali mengandalkan politisi incumbent untuk meraup dukungan masyarakat.

Dapil III Jabar meliputi Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor ini menyediakan 9 kursi DPR. Kuris parlemen ini akan diperebutkan 120 caleg.

PKB misalnya, mencalonkan lagi 2 petahana Neng Eem Marhamah dan Otong Abdurahman. Neng Eem yang saat ini duduk di Komisi V DPR diplot nomor urut 1, sedangkan Otong yang saat ini sebagai anggota Komisi III DPR didapuk nomor 2. Partai Gerindra, tidak mau kalah. Partai pimpinan Prabowo Subianto ini “mengimpor” Ahmad Riza Patria untuk maju di Dapil III Jabar. Pada Pileg 2014, Riza Patria maju di Dapil V Jabar. Saat ini, Riza tercatat sebagai ang¬gota Komisi II DPR.

Partai pemenang Pileg 2014, PDI Perjuangan, juga menurunkan dua jagoannya. Diah Pitaloka dan Maruarar Sirait. Diah Pitaloka saat ini menjabat anggota Komisi VIII DPR. Sementara, Maruarar Sirait, anggota Komisi XI DPR sekaligus jubir Tim Kemenangan Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Tak mau kalah dengan PDIP, Partai Golkar juga kembali menurunkan dua caleg incumbentnya. Adalah Eka Sastra dan Deding Ishak. Eka saat ini duduk di Komisi VI DPR, Deding di Komisi VII DPR. PPP tak kalah garang. Partai pimpinan Romahurmuzy ini menurunkan lagi petahana Joko Purwanto. Di dapil ini, Joko ditandemkan dengan Waseksen PPP Bidang IT, Sigit Haryanto.

Partai bernafaskan Islam lainnya, PKS, mendapuk petahana Ecky Awal Mucharam. Tak mau kalah, Partai Demokrat kembali menjagokan Syarifudin Hasan alias Syarief Hasan. Mantan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) ini menempati nomor urut satu.

Meski partai besar masih mengandalkan caleg petahana, caleg debutan jangan dikesampingkan. Pasalnya, ada sejumlah caleg pendatang baru yang punya potensi untuk mengalahkan petahana di dapil ini. Misalnya, PAN menurunkan Sekjen PAN, Eddy Soeparno nomor urut satu dan mantan politisi PDIP, Noviantika Nasution di nomor urut dua.
 Selanjutnya 

RM Video