Terima OSO Di Putrajaya

Mahathir: Masih Suka Balapan?

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta bertemu Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Kantor Perdana Menteri Jabatan (PMJ), Putera Jaya, Malaysia, kemarin. Dalam pertemuan tersebut Oesman Sapta dan Mahathir membahas hubungan bilateral, penguatan kerjasama ekonomi hingga penguatan stabilitas kedua negara di kawasan Asia Tenggara. (Foto: Istimewa)

Rakyat-Merdeka.co.id - Setelah seharian disambut Ketua DPR Malaysia, Ketua Senat Malaysia dan tiga menteri Malaysia, Ketua DPD Oesman Sapta dijamu Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad. Di tengah suasana yang adem, OSO dan Mahathir ngobrol penuh keakraban. Bicara yang santai juga serius untuk kemajuan dua negara serumpun ini.

Matahari Kualalumpur kemarin terasa panas sekali. Tapi tak menyurutkan OSO pindah dari satu tempat ke tempat lain di komplek parlemen Malaysia. OSO tetap semangat dan antusias, seantusias tuan rumah menyambutnya.

Pagi-pagi ketemu Ketua Dewan Senat Malaysia, lalu ketemu eks Wakil Perdana Menteri Malaysia dan Wakil Menteri Pertanian Malaysia. Rehat sejenak untuk makan siang, OSO lanjut diterima Ketua DPR Malaysia dan dua menteri (Menteri Sumber Daya Manusia dan Menteri Perundang-OKT, Putrajaya, tempat berkantornya Mahathir.

Tak seperti Kualalumpur, Putrajaya lebih dingin. Sepanjang jalan berjejer pohon-pohon rindang yang sengaja ditanam, juga pohon-pohon yang tumbuh sendiri di hutam lebat sepanjang jalan tol. Dinginnya Putrajaya terasa lebih dingin karena hujan deras mengguyur.

Lain di luar lain di dalam. Di ruang kerja Mahathir justru lebih hangat. Meski AC-nya dingin. Kehangatan itu terasa setelah menyaksikan keakraban OSO dan Mahathir. “Masih suka balapan,” tanya Mahathir ke OSO. OSO tertawa lebar. “Kok masih ingat saja,” OSO balik tanya. Giliran Mahathir yang tersenyum. OSO kaget kawan karibnya itu masih tahu hobinya saat masih muda balapan motor di Sepang. “Sudah nggak kan sekarang sudah 70 tahun,” kata OSO.

OSO mengenang tahun 80-an memang suka balap motor di Malaysia. Di Sepang tepatnya. Sepang beberapa tahun ini sering jadi tempat balap motor bergengsi: MotoGP. OSO stop balapan setelah “nyungsep” di lap-lap akhir sebelum finish. Ya tahun 80-an itu.
 Selanjutnya 

RM Video