Sabet Penghargaan Sistem Pengendalian Gratifikasi

Kinerja Menteri Amran Bikin DPR & DPD Bangga

Irjen Kementerian Pertanian Justan Riduan Siahaan (kanan) mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menerima penghargaan dari KPK sebagai kementerian dengan pengendalian gratifikasi terbaik, di Jakarta, kemarin. (Foto: Istimewa)

Rakyat-Merdeka.co.id - Kementerian Pertanian (Kementan) kembali meraih prestasi. Yang terbaru, sebagai salah satu Kementerian, Lembaga, dan Organisasi Pemerintah Daerah terbaik dalam kategori Sistem Pengendalian Gratifikasi dari KPK. Penghargaan ini membuat DPR dan DPD bangga.

Penghargaan tadi diberikan KPK dalam rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2018, di Hotel Bidakara, Jakarta, kemarin. Penghargaan diterima Irjen Kementan Justan Riduan Siahaan.

Dari DPR, rasa bangga itu disampaikan Ketua Komisi IV, Edhy Prabowo, Wakil Ketua Komisi IV, Daniel Djohan, dan Anggota Komisi IV, Darori Wonodipuro. Sedangkan dari DPD disampaikan Ketua Komite II Parlindungan Purba. Mereka pun ramai-ramai mengucapkan selamat ke Kementan.

“Saya kira ini sangat bagus. Kami sebagai mitra Kementan tentu ikut bahagia dengan adanya penghargaan ini. Kami apresiasi, dan semoga itu (penghargaan KPK) bisa terus dipertahankan,” kata Edhy Prabowo, di Jakarta, kemarin.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, penghargaan tadi menunjukkan bahwa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berkomitmen menjaga setiap rupiah anggaran di Kementan betul-betul terfokus untuk petani. Dia pun optimistis, Amran bisa terus mengoptimalkan dan melakukan efisiensi anggaran untuk pembangunan sektor pertanian.

Daniel Djohan tidak heran dengan penghargaan yang diterima Kementan. Sebab, sejak awal, Menteri Amran memang sudah melibatkan KPK. “Itu merupakan terobosan baik. Sehingga, setiap proses penganggaran secara administrasi maupun pelaksanaan bisa dilakukan dengan benar dan betul-betul bersih,” kata politisi muda PKB ini.
 Selanjutnya 

RM Video