Siapkan Rp 640 M

Program Citarum Harus Dikebut

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil (tengah), Bupati Bandung Dadang Naser (kiri) saat meninjau konservasi sungai-sungai mati oleh Perum Jasa Tirta II di Sungai Citarum, Kabupaten Bandung, kemarin. (Foto: Istimewa)

Rakyat-Merdeka.co.id - Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 640 miliar untuk program Citarum Harum. Duit itu nantinya akan dialokasikan untuk berbagai program lintas sektoral dan stake holder, dari hulu hingga ke hilir.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, anggaran tersebut nantinya akan dikucurkan satu pintu dan dipertanggung jawabkan langsung oleh Komandan Satuan Petugas (Dansatgas) Citarum yang juga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Lewat metode sep¬erti itu, ia berharap program-program yang sudah berjalan baik selama ini, bisa terus ditingkatkan dan dilakukan lebih terpadu.

“Pada 2018 dananya terbatas karena mekanisme pencairan program dan dana belum sebaik sekarang. tahun depan akan lebih baik dan dana digelontorkan sampai Rp 640 miliar untuk dikelola oleh Kementerian dan satgas. 

Kita sudah diskusikan apa saja yang harus dijadikan prioritas dan semuanya akan segera berjalan,” tutur Luhut usai Rapat Koordinasi Implementasi Program Citarum Harum di Saung Sektor 8 Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, kemarin.

Luhut secara pribadi ber¬janji akan mem-back up habis-habisan pendanaan Citarum Harum. Saat ini ketersediaan sarana dan prasarana pendu¬kung lah yang masih menjadi kendala.

Menurut Luhut, program yang sudah dicanangkan Gubernur Jabar sudah sangat bagus. Begitu juga dengan program-program yang sudah dijalankan Satgas Citarum Harum yang dikomandoi Kodam III/Siliwangi dan beberapa pihak lain.

“Saya berharap ke depan semua berjalan bersama karena kondisi Citarum saat ini merupakan musuh bersama. Jangan lagi ada pengelompokan yang jalan sendiri-sendiri dan merasa paling lebih berjasa,” kata Luhut.

Hal itu, kata Luhut, berlaku juga untuk jajaran kementerian terkait yang terlibat. Ia berharap menteri dan jajarannya tidak merasa orang yang lebih penting sehingga harus didatangi dan tak mau mendatangi. [QAR]

RM Video