Diresmikan Jokowi

Tol Bocimi Bisa Urai Macet & Kerek Ekonomi Sukabumi

Jokowi didampingi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Hadir juga Presiden Direktur PT Waskita Karya IGusti Ngurah Putra, dan Direktur Operasional IIPT Waskita Karya Bambang Rianto, saat meresmikan Tol Bocimi, kemarin. (Foto: Twitter Kementrian PUPR @KemenPU)

Rakyat-Merdeka.co.id - Presiden Jokowi, kemarin, meresmikan  Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi I. Proyek yang mangkrak hampir seperempat abad ini akan meningkatkan perekonomian daerah sekitar.

Jokowi didampingi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Hadir juga Presiden Direktur PT Waskita Karya IGusti Ngurah Putra, dan Direktur Operasional IIPT Waskita Karya Bambang Rianto.

Jokowi heran proyek ini bisa mangkrak, puluhan tahun. Padahal penetapan lelangnya sudah dilakulan sejak 1997. Begitu pula investor, silih berganti namun tidak ada realisasi. Pada 2015, pemerintah berupaya mengambil alih proyek dari swasta, dan di 2016 baru bisa mulai kontruksi serta pembebasan lahan.

“Saya tidak tahu kenapa harus makan waktu 21 tahun untuk mulai ini. Saya lihat kanan-kiri, betapa indah dan cantiknya pemandangan alam di sini. Apa itu yang menyebabkan lama?,” seloroh Jokowi yang disambut tawa para hadirin.

Dia mengatakan, dalam keadaan normal, waktu tempuh Bogor-Sukabumi lima jam, dan tujuh jam jika macet. Sedangkan perjalanan Ciawi-Sukabumi 1,5 jam dan bisa menjadi 10-15 menit dengan tol sepanjang 15,3 kilometer (km). Selain mengurai kemacetan dan memangkas waktu, diharapkan tol ini bisa mendongkrak perekonomian di Sukabumi, khususnya sektor pariwisata.

“Mobilitas orang dan barang, mahalnya transportasi, harus betul-betul kita selesaikan. Sehingga kita harapkan bisa berkembang ekonomi, terutama sisi pariwisata yang kita lihat memiliki kekuatan besar dan bisa berkembang dengan baik,” sambung Jokowi.
 Selanjutnya 

RM Video