Thai Lion Air, Maskapai Berbiaya Rendah Terbaik Asia Pasifik

Chairman of the Board, Thai Lion Air Capt. Darsito Hendro Seputro (tengah) dalam acara CAPA Asia Aviation & Corporate Travel Summit 2018.

Rakyat-Merdeka.co.id - Thai Lion Air sukses meraih penghargaan sebagai Perusahaan Penerbangan Berbiaya Rendah Terbaik Asia Pasifik pada 2018. Penghargaan tersebut dianugerahkan dalam acara CAPA (Centre for Aviation) Asia Aviation & Corporate Travel Summit 2018 dengan kriteria Thai Lion Air sebagai maskapai yang menonjol secara strategis, telah memantapkan sebagai pemimpin pasar, paling inovatif dan memberikan patokan bagi industri yang lain.

Selain itu, maskapai yang baru berusia lima tahun ini  juga terpilih karena strategi perluasan bisnis dan pengembangan yang sukses. Thai Lion Air dengan cepat menjadi low cost carrier (LCC) terbesar kedua di Asia, kawasan yang dikenal sebagai pasar terbesar serta paling berkembang pesat.

Untuk diketahui, CAPA's Aviation Awards for Excellence adalah ajang untuk menyampaikan penghargaan kepada maskapai dan bandar udara yang berhasil serta telah memberikan kepemimpinan industri, dalam menyesuaikan dengan lingkungan baru. Di industri saat ini, para pemenang telah mengadopsi strategi yang menawarkan arah baru, dalam mengambil keputusan bisnis.

"Kami sangat bangga atas award yang diterima Thai Lion Air sebagai maskapai LCC terbaik Asia Pasifik versi CAPA. Atas nama Thai Lion Air, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan, kru dan mitra yang telah bekerja keras selama ini, dengan didorong komitmen tinggi seiring memberikan layanan terbaik. Kami juga berterima kasih atas loyalitas seluruh pelanggan setia, yang pernah bepergian bersama Thai Lion Air. Ke depannya, kami mengharapkan pelanggan akan terus terbang bersama kami," kata Chairman of the Board, Thai Lion Air Capt. Darsito Hendro Seputro.

Thai Lion Air awalnya berfokus pada jaringan domestik, yang saat ini memiliki lebih dari 20 persen  pangsa pasar. Selama setahun terakhir ini, Thai Lion Air telah mengejar ekspansi yang cepat dan sukses di pasar internasional, dengan fokus pada segmen Tiongkok, Asia Selatan, Asia Tenggara serta akan memperluas ke Jepang. 

Di pasar Tiongkok, Thai Lion Air baru mulai melayani pada 2016, dan menjadi maskapai penerbangan terbesar dari Thailand, yang telah menjembatani Asia Tenggara dengan kota-kota favorit di Tiongkok. Setiap tahunnya, Thai Lion Air membawa lebih dari 10 juta penumpang.

"Thai Lion Air memiliki semangat mempermudah perjalanan banyak orang di berbagai destinasi. Untuk itu, kami telah melakukan ekspansi internasional. Di antaranya, pada 1 Oktober lalu, Thai Lion Air memulai penerbangan perdananya dari Bangkok (Don Mueang) ke Dhaka, Bangladesh. Kami yakin, tujuan baru ke Dhaka mampu menarik wisatawan yang menyukai arsitektur unik dan tradisional. Kami berharap, orang-orang dari Dhaka yang ingin mengunjungi Thailand, serta kota tujuan lainnya akan lebih mudah menggunakan Thai Lion Air," papar Capt. Darsito.

Thai Lion Air bersama Lion Air Group (Lion Air, Batik Air, Wings Air dan Malindo Air) telah memanfaatkan sinergi guna menawarkan nilai tambah konektivitas penerbangan, dalam waktu kurang dari lima tahun. Hal ini adalah luar biasa dan menempatkan Thai Lion Air dalam posisi yang kuat, untuk model bisnis penerbangan mendatang karena pasar Thailand terus tumbuh pesat.

Dalam setiap penerbangan internasional, Thai Lion Air menawarkan pelanggan dengan bagasi cuma-cuma 20 kg dan gratis 10 kg di penerbangan domestik, serta 15 kg untuk peralatan olahraga. Saat ini, Thai Lion Air memiliki layanan baru yang dinamakan “Lion Seat Selection”, dimana penumpang dapat memilih kursi dengan tarif mulai dari 60 Baht. Bagi penumpang yang tidak memilih kursi, sistem akan menentukan kursi secara otomatis.

Thai Lion Air yang diperkuat 35 armada, mengoperasikan semua pesawat baru, terdiri dari Boeing 737-900 ER, dengan 215 kursi; Boeing 737-800NG, dengan 189 kursi; Airbus A330-300, dengan 392 kursi serta Boeing 737 MAX 9, berkapasitas 215 kursi yang merupakan pesawat terbaru dan pertama yang terbang di dunia.

“Sukses ini memacu kami untuk terus meningkatkan performa kinerja perusahaan dan kompetensi di setiap lini. Upaya tersebut sejalan dengan kesungguhan mempertahankan standar kualifikasi internasional, dalam industri penerbangan yang sangat kompetitif,'' kata Capt. Darsito.

Keberhasilan Thai Lion Air ini setidaknya menjadi penawar duka bagi Lion Air Group, yang baru saja mengalami musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang, di perairan Tanjung Karawang Jawa Barat, Senin (29/10). [HES]

 

RM Video