Dirut Anyar Jiwasraya Dituntut Mampu Kembangkan Bisnis Digital

Hexana Tri Sasongko (kedua dari kanan), baru saja ditunjuk menjadi Direktur Utama Jiwasraya. (Foto: wartaekonomi.co.id)

Rakyat-Merdeka.co.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi mengangkat Hexana Tri Sasongko sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Pergantian bos anyar dilakukan di tengah persoalan perusahaan yang belum terpecahkan. Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra Samal menuturkan, pengangkatan Hexana Tri Sasongko untuk menggantikan Dirut sebelumnya yaitu Asmawi Syam. Pengangkatan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor 286/MBU/11/2018.

“Penyerahan SK pengangkatan Hexana Tri Sasongko sudah dilakukan sejak Senin (5/11) lalu, sesuai SK dari Ibu Menteri BUMN,” kata Hambra. Ia menjelaskan, pergantian pucuk pimpinan ini dilakukan untuk mengembangkan perusahaan. Saat ini, Jiwasraya sedang diarahkan untuk mampu melakukan pengembangan bisnis baru. "Pengembangan Jiwasraya untuk berbasis Information Technology (IT),” kata dia. Melihat tujuan perusahaan sekarang, Hexana dianggap tepat menempati posisi Dirut karena sejalan dengan kemauan perusahaan, yang ingin menguatkan teknologi informasi.  

Hexana sebelumnya menjabat sebagai Direktur Investasi dan IT Jiwasraya. Mengingat persoalan yang kini mendera Jiwasraya, pemerintah berharap perombakan ini bisa berpengaruh pada peningkatan pertumbuhan bisnis yang menguntungkan bagi perusahaan. “Termasuk juga sebagai penguatan investasi perusahaan, sekaligus melakukan regenerasi untuk menciptakan kepemimpinan yang berkelanjutan di Jiwasraya,” terang Hambra. Dalam waktu dekat, lanjutnya, Jiwasraya bakal menerapkan manajemen risiko secara disiplin dalam pengelolaan investasi keuangan. 

“Mewakili Jiwasraya, saya mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan kerja samanya selama ini. Semoga, saya bisa mengemban tugas dengan baik,” kata Hexana. Ia menegaskan, dirinya bakal berusaha melanjutkan dan mengembangkan program- program unggulan yang ada, dengan perbaikan bisnis berbasis digital. Hal tersebut demi memudahkan akses masyarakat kepada produk-produk Jiwasraya. Selain itu, Hexana juga meminta dukungan seluruh stakeholder, khususnya kepada para nasabah setia yang selalu mendukung Jiwasraya. 

Menanggapi hal ini, Asmawi menilai, Hexana adalah sosok yang tepat untuk memimpin Jiwasraya menuju bisnis modern. "Saya percaya, regenerasi ini akan berjalan dengan baik. Sebab, selama ini kami memiliki komitmen yang sama untuk meningkatkan daya saing Jiwasraya di masa depan,” tutur Asmawi. 

Asmawi yang sebelumnya menjabat posisi direktur utama sebelum Hexana, dipercaya menjadi nakhoda Jiwasraya pada 18 Mei 2018. Dengan demikian, masa jabatan Asmawi sebagai Direktur Utama Jiwasraya hanya bertahan kurang dari 6 bulan. Pada waktu yang bersamaan, Kementerian BUMN juga memberhentikan dengan hormat Muhamad Zamkhani sebagai Direktur SDM dan Kepatuhan Jiwasraya.  [JAR]

RM Video