Program Rumah DP Nol Persen

Warganet Banding-bandingin Presiden Dan Gubernur DKI

Rumah DP 0 Persen di Pondok Kelapa (Sumber Foto: AturDuit)

Rakyat-Merdeka.co.id - Program rumah DP 0 persen yang digaungkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sempat menjadi bulan-bulanan warganet, namun program tersebut terealisasi dan banyak peminatnya. Bahkan Presiden Jokowi ikut mendukungnya. Beda dengan yang digagas Anies, program rumah DP 0 rupiah yang digagas Jokowi hanya untuk Aparatur Sipil Negara ( ASN), TNI, dan Polri. Dalam rapat kabibet dengan para menteri di Istana Presiden, Jakarta, kemarin, Jokowi langsung menginstruksikan para pembantunya untuk merealisasikan program kepemilikan rumah DP 0 Rupiah. “Kita bisa kasih skema khususnya very clear dengan DP 0 persen,” ungkap Ketua Dewan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso.

Untuk merealisasikan program itu, pemerintah sedang menginventarisasi aset lahan kosong seluruh lembaga/kementerian. Untuk wilayah DKI Jakarta, kemungkinan berbentuk rumah susun karena lahannya cukup sulit. Sedangkan untuk wilayah di luar Jakarta dan sekitarnya, kemungkinan besar rumah tapak. Senada, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro juga mengakui program rumah DP 0 persen ini terkendala lahan. Dia menyarankan agar bentuknya bukan rumah tapak melainkan rumah susun.

Dia menginginkan lokasi rusun bagi ASN, Polri dan TNI yang akan dibangun dekat dengan fasilitas transportasi umum. Misal, kalau di Jakarta dekat dengan KRL atau LRT. “Pembayaran cicilannya juga bisa sampai usia pensiun, maksimum 75 tahun dengan catatan waktu pertama kali mengajukan pinjaman usia maksimum 53 atau 55 tahun,” ucap Bambang.

Keinginan pemerintah yang ingin membangun rumah DP 0 persen menuai respons dari warganet. Namun, respons yang ditunjukkan netizen kebanyakan menyindir. CAK KHUM @CakKhum misalnya, mengatakan, program ini menjiplak program Anies.

“Ide DP nol persen Goodbener @aniesbaswedan dinyinyirin gerombolan cebong habishabisan, enggak taunya sekarang dicontek,” ujar CakKhum mengkritik. RezimKoplak @S0N_2000 ikut melontarkan kritikan dan sindirannya kepada pemerintahan Jokowi yang ingin membangun rumah DP 0 persen. “Katanya bangga-banggain gagasan, ide kreatif. Kok bisanya cuma tiru ide orang lain. Sandi pegang tempe, ikutan tiru pegang tempe. Sandi pegang pete, ikutan tiru pegang pete. Anies sukses rumah DP 0 persen, ikutan tiru bikin rumah DP 0 persen,” nyindirnya. Kritikan lebih tajam dikatakan Nurjannah @janenur23.

Menurut dia, sikap pemerintah yang akan membangun rumah DP 0 persen semakin membuktikan pemerintah miskin ide. “Miskin ide, semua hasil nyontek, ampun dach.Tobat.” Menimpali, Nabil @Nabila24018122 juga mengatakan, pemerintah tidak kreatif. “Kok ikut-ikutan mulu sih... Gak kreatif,” katanya diamini oleh Ridhahanafi @hanafi10829579. “Kok gak ada ide yang kreatif gitu,” tulis dia.

Masih dengan narasi mengkritik, Lin @LinaIndrawati13 menduga Presiden Jokowi tidak mempunyai tim kreatif untuk membangun program. Contohnya, ketika Sandi Uno berkampanye dengan tempe dicontek. “Pete dicontek.. Senam dicontek.. Ini DP rumah 0 persen dicontek juga.. Yang gak bisa dicontek tuh mukanya,” sindirnya kemudian dikuatkan oleh @Kholid @Kholid12804609. “Gerombolan mereka memang miskin ide dan narasi.”

Sudartofarel @SudahToh tak hanya mengkritik Jokowi. Dia juga mengkritik tim pemenangan yang dianggap tidak punya gagasan orisinil. “Katanya adu gagasan, adu ide. Eeeh nyatanya mau nyontek juga. Sontoloyo,” katanya kesal.
 “Pak Anies sebagai Presiden seharusnya anda bangga dengan ide Pak Gubernur Jokowi ini karena patut dicontoh... Eeeeeh terbalik yaa,” tulis cucunya si pitung @wahyunira130111. @Putra2Apri menerangkan Gubernur Anies memang jadi tauladan bagi pejabat termasuk presiden. Makanya, banyak programnya yang berhasil dan dicontek orang lain. [REP]

 

RM Video