Sesama Boyolali, Sutopo Pamer Foto Dengan KSAD

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho (kiri) dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Mulyono. {Foto: Twitter @Sutopo_PN)

Rakyat-Merdeka.co.id - Tagar #SaveMukaBoyolali masih menarik untuk diikuti. Kemarin, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho ikut meramaikan dengan pamer foto bersama KSAD Jenderal Mulyono. Dua orang ini merupakan asli Boyolali. #SaveMukaBoyolali jadi ramai, setelah pidato Prabowo Subianto saat berkampanye di Boyolali, Jumat (2/11).

Di sini, Capres Nomor Urut 02 ini mengungkapkan kesedihannya soal ketimpangan yang masih terjadi di Indonesia. Prabowo memberi contoh Jakarta yang dipenuhi gedung-gedung tinggi dan hotel mewah. Seperti Ritz Carlton, Waldorf Astoria, dan Saint Regis. Sayang, yang menikmati juga cuman orang-orang kaya. “Saya yakin, kalian tidak pernah masuk hotel-hotel tersebut. Betul? Kalau masuk, mungkin kalian diusir. Karena tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang Boyolali ini. Betul?” kata Prabowo disambut tawa hadirin.

Kontroversi mulai merebak setelah potongan video pidato Prabowo ini beredar di media sosial. Meski sudah dibantah dan diluruskan oleh sejumlah tim pemenangan Prabowo-Sandi, sampai kemarin, banyak pihak yang masih tak terima dengan candaan Prabowo. Salah satunya, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam akun Twitternya, @Sutopo_PN yang mengunggah dua cuitan yang berisi sindiran, meskipun kedua cuitannya tak menyertakan tagar #SaveMukaBoyolali. “

"Baru keluar kantor FBI sudah ditanya wartawan. Bagaimana mengatasi hoax saat bencana? Saya jawab, nanti saya laporkan FBI dan Polri. Jika tidak mempan, akan saya laporkan pada gunung, gempa, tsunami, likuifaksi, petir, dll. Biar disamperin mereka, jika nekat nyebarin hoax. Hehe,” kicau Sutopo sembari menyematkan foto dia tengah berdiri di depan gedung mewah bertuliskan J. Edgar Hoover FBI Buliding. Untuk diketahui, ini adalah markas besar Federal Bureau of Investigation (FBI) yang terletak di Manhattan, New York, Amerika Serikat.

Cuitan kedua, sindiran Sutopo lebih gamblang. “Bangganya bisa berfoto bareng sama Pak Jenderal Mulyono (KSAD). Sama-sama alumni SMA 1 Boyolali. Sama-sama pernah mengalami prihatin saat sekolah. Sekarang kita tergabung dalam FBI: Forum Boyolali Indonesia. Dari Boyolali untuk Indonesia dan dunia. Mohon tidak diplintir,” kicau Sutopo menambahkan foto dirinya tengah mengepalkan tangan bersama Jenderal Mulyono, dalam balutan seragam militer lengkap dengan empat bintangnya.

Untuk diketahui, Mulyono juga asli Boyolali dan pernah sekolah bareng satu SMA dengan Sutopo. Sontak dua cuitan pria kelahiran Boyolali Oktober 1969 ini di-retweet dua ribu lebih netizen dan disukai lima ribuan lebih warganet. Ratusan komentar membanjiri cuitan Sutopo. Sejumlah tweeps ikutan menyindir. Seperti akun @BodemWijanarko. “Pak jjangan masuk hotel mewah pak, nggak pantes #SaveMukaBoyolali,” sindir akun ini senada dengan @jakubsiahaan. “Ini pasti hoax ya Pak. Tampang Bapak kan Boyolali. #SaveMukaBoyolali.”

Tweeps @olfan_nanang juga nampak jengkel. “Hayo kita satukan Boyolali. Kita hadapi dan kita serang bersama orang yang telah menghina Boyolali,” tulisnya. Akun Gubernur Jateng nyamber. “FBI = Forum Boyolali Indonesia?” cuit @ganjarpranowo. Tweeps @ALWA_ANIN tak terima kotanya yang menghasilkan banyak tokoh dihina. “Wajah BOYOLALI keren kayak gini ada yang under estimate, jangan kendor Pak,” puji dia kepada Sutopo disambut @RayyanAdriansy2.
“Ternyata orang Boyolali keren-keren. Siapa pun anda? Apa latar belakangnya? Selama anda baik, berprestasi dan cinta bangsa & negara. Maka anda berhak memimpin di negeri ini. Tidak selamanya harus dari trah penguasa, konglomerat & sejenisnya,” cuitnya panjang. Warganet @MoelyonovDjalil menimpali. “Boyolali hebat, daerah penghasil susu sapi terbaik di Indonesia. Banyak tokoh hebat lahir di sana. Selamat".

Beberapa netizen yang lain memilih bercanda. Akun @abank_triesno menggoda Sutopo. “Coblos nomer 3 pasangan Sutopo-Mulyono untuk Boyolali yang lebih mendunia,” kicaunya disamber @julius2itr. “Sekali-kali ajak @prabowo reunian di Hotel dengan paguyuban Boyolali. Biar fresh.” Akun‏ @ardyanme mengajak warga Boyolali tak perlu marah. “Saya mengajak kawan-kawan sesama orang Boyolali lain tak perlu marah. Itu justru pujian atas sifat ndableg kita,” cuitnya serupa dengan @UNITEDFANS91. “Saya ber-KTP Boyolali. Saya tidak tersinggung dengan pidato Pak Prabowo. Orang Boyolali tidak bisa digoreng. orang Boyolali berfikirnya berdasarkan fakta dan keadaan. [FAQ]

RM Video