Ada Penggeledahan Di Jepara Dan Purwakarta

KPK Sudah Kantongi Nama Tersangka

KPK akan segera mengadakan konferensi pers terkait kasus di Jepara dan Purwakarta. (Foto: Twitter @KPK_RI)

Rakyat-Merdeka.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diam-diam sudah menetapkan seorang menjadi tersangka dalam sebuah kasus di Jepara. Hal itu melatari KPK menggeledah ruang kerja dan rumah dinas Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi pada hari ini, Selasa (4/12).

“Penggeledahan di KPK hanya bisa dilakukan setelah proses penyidikan. Penyidikan di KPK tentu sudah ada tersangkanya,” ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Hotel Bidakara, Selasa (4/12). “Kasus baru,” imbuhnya.

Namun, Febri masih merahasiakan kasus dan tersangka yang dimaksud. “Kasusnya apa, tersangkanya siapa, belum bisa disampaikan karena tim masih perlu melakukan beberapa kegiatan pendahuluan terlebih dahulu. Nanti akan dijelaskan lebih lengkap di konferensi pers,” ucapnya.

Penggeledahan dilakukan karena KPK meyakini ada bukti-bukti terkait penyidikan kasus ini. Febri mengungkap, dari penggeledahan, ada beberapa dokumen yang diamankan. Penyidik membawa satu koper dan satu dus dari ruangan orang nomor satu di Kabupaten Jepara itu. Febri juga memastikan masih ada lokasi-lokasi lain yang digeledah. Namun, dia tak bisa mengungkapkannya. “Nanti, kalau sudah selesai baru bisa disampaikan. Karena di beberapa lokasi itu, kami duga ada bukti-bukti yang perlu dikumpulkan dan dianalisis terlebih dahulu,” tutur mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.

Selain di Jepara, KPK juga sudah menetapkan tersangka dalam kasus di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. “Ini kasus yang berbeda. Ada dua kasus baru yang sedang berjalan sekarang,” tutup Febri. [OKT]

RM Video